Sunday, December 27, 2009

ARP

ARP (Address Resolutio Protocol)

Secara internal ARP melakukan resolusi address tersebut dan ARP berhubungan langsung dengan Data Link Layer. ARP mengolah sebuah tabel yang berisi IP-address dan Ethernet Card. Dan tabel ini diisi setelah ARP melakukan request (broadcast) ke seluruh jaringan.

Misal user host tertentu menjalankan perintah telnet (telnet merupakan perintah di linux yang dipakai untuk menjalankan mesin tertentu dari mesin lainnya) dengan host foghorn ($telnet foghorn) . Setelah user menjalankan command telnet, maka sistem akan mengecek ARP cache ada nomor phisical addres yang dimaksud. Jika informasi ini tidak ditemukan, maka host akan mengeluarkan suatu ARP khusus meminta paket. ARP Request dikapsulkan dengan semua informasi yang dibutuhkan kecuali physical addrees tujuan karena memang host tidak tahu tujuannya dimana, biasanya arp tujuan dibuat FF:FF:FF:FF secara broadcast ke jaringan, karena broadcast maka semua system pada local network akan menguji request tersebut. Paket ARP request/Reply mempunyai format yang sama. Informasi ini bisa ditangkap oleh software sniffer tcpdump atau ethereal (akan dijelaskan selanjutnya).

ARP Cache

Tadi sedikit disinggung, bahwa setelah menjalankan command telnet maka host akan mengecek ARP Cache. ARP cache berisi tabel IP host serta phisical adrees komputer. ARP cache akan bertambah jika ARP Request mendapat jawaban. ARP Cache ini diatur secara dinamik oleh kernel. Untuk melihat bisa pakai command arp –a.

Kita bisa melakukan penghapusan sebuah entry ARP dengan arp –d hostname


Address Resolution Protocol (ARP) adalah protokol yang mengadakan
translasi dari IP address yang diketahui menjadi hardware atau MAC
address.
Penggunaan ARP ini mempunyai manfaat sebagai berikut :
* Membuat alamat logika seperti IP address tidak bergantung peralatan
* Penggantian suatu network interface card hanya mengubah MAC
address dan tidak mengubah IP address
* Paket dapat diteruskan berdasarkan alamat jaringan yang dituju
* Routing IP address dapat dilakukan pada lapisan network

ARP adalah termasuk jenis protokol broadcast. Untuk menghindarkan
kemacetan lalulintas data, suatu host biasanya menyimpan informasi
ARP dalam memori yang disebut ARP cache, yang dipergunakan untuk
akses yang cepat. Penggunaan ARP cache ini dengan asumsi bahwa pada
umumnya relasi dari MAC address dengan IP address jarang berubah.

Hub dan switch dapat meneruskan broadcast oleh sebab itu dapat mene-
ruskan informasi ARP yang diterimanya, sedangkan router tidak mene-
ruskan broadcast oleh sebab itu tidak dapat meneruskan informasi ARP
yang diterimanya.


ARP
Misalkan kita sudah mengetahui alamat IP suatu perangkat pada jaringan, berapakah MAC address-nya? Address Resolution Protocol (ARP) dapat menjawab pertanyaan tersebut. ARP diperlukan karena untuk mengirim paket IP melalui beberapa LAN, data-link header dan trailer (yang mengenkapsulasi data) harus dibuat dulu. MAC address asal dalam header dikenal karena ia merupakan MAC address pengirim. Namun, MAC address tujuan belum diketahui; ARP merupakan metode yang digunakan IP untuk mengetahui MAC address tujuan.

Pada gambar, Anda dapat melihat contoh proses ARP. Balasan ARP berisi MAC address Bobby. ARP cache menyimpan entri ARP untuk setiap interface. Jika setelah periode tertentu entri tersebut tidak digunakan maka ia dihapus. Jika entri ARP tidak merespon, maka diperlukan pertukaran ARP. Dari segi arsitektur, ARP merupakan fungsi Layer 3 dan ia didefinisikan dalam RFC 826.


Address Resolution Protocol disingkat ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). ARP didefinisikan di dalam RFC 826



No comments:

Post a Comment